Download Papan Data Profil, Visi, Misi Sekolah Format Corel Photoshop

Download papan data profil madrasah & visi misi sekolah pada format cdr (corel draw) dan psd (Adobe Photoshop) sebagai akibatnya papan data profil dan visi misi sekolah ini dapat diedit & diubahsuaikan dengan keadaan dan syarat madrasah masing-masing sebelum dicetak. Hasilnya, data-data yang tertera pada papan data profil sekolah & visi misi sekolah pun tercetak menggunakan rapi. Papan data adalah bentuk penyajian data & keterangan keadministrasian dengan banyak sekali format yg tersaji pada bentuk papan. Salah satu bentuk papan data yang kerap menghiasi ruang tempat kerja sekolah & madrasah adalah papan data profil, visi, & misi sekolah. Seperti namanya papan ini memuat data-data terkait menggunakan data utama satuan pendidikan & visi, misi, & tujuan yg dimiliki sang sebuah madrasah atau sekolah. Yang jamak terjadi, papan data jenis ini banyak dijual pada kondisi kosong. Sehingga madrasah masih wajib mengisi secara manual kolom-kolom yg tersedia termasuk suara visi dan misi yang dimiliki sang madrasah. Hasilnya, tentu kurang rapi dan kurangt indah secara estetika. Berbeda menggunakan papan data profil, visi, misi, dan tujuan madrasah yg disediakan sang blog Ayo Madrasah ini. Karena tersedia dalam arsip berformat Corel Draw (.Cdr) dan Adobe Photoshop (.Psd) sebagai akibatnya kolom-kolom yang tersedia dapat diisi & dilengkapi pribadi menggunakan memakai pelaksanaan pengolah gambar tersebut. Termasuk apabila masih ada kolom-kolom yang nir diharapkan, bisa dihapus dan dihilangkan. Atau terdapat kolom data lain yg sekiranya diperlukan bisa dibubuhi dengan mudah. Hasilnya, papan data terkait profil, visi, misi, dan tujuan sekolah atau madrasah ini selesainya tercetak terlihat lebih latif & rapi.

Papan Data Profil, Visi, Misi Sekolah

1. Data yang Disajikan

Data-data yg tersaji pada papan data profil, visi, misi, & tujuan sekolah atau madrasah ini terdiri atas 2 bagian utama yaitu data pokok satuan pendidikan (bukti diri madrasah) dan visi, misi, & tujuan satuan pendidikan.

Data-data itu terdiri atas:

  • Nama Madrasah
  • NPSN dan NSM
  • Alamat
  • NPWP
  • Status Madrasah
  • Waktu Belajar
  • Nomor SK Pendirian dan Tanggal SK
  • Tahun Berdiri
  • Status Akreditasi dan Tanggal Akreditasi
  • Penyelenggara
  • Nomor SK Menkumham
  • Lokasi Madrasah ke Kecamatan dan Kabupaten
  • Status Bangunan Madrasah
  • Visi Madrasah
  • Misi Madrasah
  • Tujuan Madrasah

Jenis-jenis data tersebut, tentunya bisa diedit & diadaptasi dengan syarat madrasah.

2. Unduh Papan Data Profil Visi Misi & Tujuan Madrasah

Papan data Profil, Visi, Misi, dan Tujuan Madrasah tersedia pada format file corel (.Cdr) & pdf. File dalam bentuk corel kami desain menggunakan pelaksanaan CorelDraw X4 yg tentunya akan dapat dibuka dan diedit menggunakan menggunakan aplikasi tadi.

Jika arsip cdr sulit dibuka (lantaran perbedaan versi aplikasi), bisa menggunakan file pdf yang tersedia. File pdf tersebut bisa dibuka dengan memakai aplikasi CorelDraw maupun Photoshop. Cara membukanya cukup kanan file PDF kemudian klik "Open With" dan pilih pelaksanaan pengolah gambar yang diinginkan, mampu CorelDraw ataupun Photoshop. Atau menggunakan membukanya berdasarkan menu import atau open pada CorelDraw dan hidangan open pada Photoshop.

Untuk mengunduh Papan Profil, Visi, Misi, dan Tujuan Madrasah Format Corel & Photoshop, KLIK DI SINI.

Unduh Juga:

  • Gambar Ayo ke Madrasah Ukuran Besar
  • Spanduk Peringatan Hari Santri Nasional
  • DP BBM Gambar Gerak Madrasah Kemenag
  • Download Papan Bank Data Kelas Format Corel dan Photoshop

Dengan menciptakan sendiri papan data profil, visi, misi, dan tujuan sekolah, tentunya data administrasi kelas yg hendak ditampilkan akan terlihat lebih rapi dan sesuai dengan hasrat dibandingkan dengan membeli papan data yang telah jadi.

Pedoman Penerbitan dan Penulisan NISM

1. Formulasi Penyusunan NISM

Pedoman dan penerbitan NISM (Nomor Induk Siswa Madrasah) sebenarnya telah ditetapkan setahun yang silam. Adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Nomor 363 Tahun 2017 tentang Panduan Penerbitan Nomor Induk Siswa Madrasah Jenjang, RA, MI, MTs, dan MA. Namun ternyata masih tidak sedikit madrasah yang kurang memahami regulasi dan aturan tentang penulisan NISM ini. NISM atau Nomor Induk Siswa Madrasah kode pengenal identitas peserta didik pada satuan pendidikan madrasah yang bersifat unik dan standar untuk dapat membedakan satu peserta didik dengan peserta didik lainnya baik secara internal di lingkungan madrasah yang bersangkutan maupun secara nasional. NISM sendiri terdiri atas delapan belas digit angka yang terdiri atas Nomor Statistik Madrasah (NSM), tahun masuk peserta didik, dan nomor urut siswa. Silang pendapat terkait dengan penulisan NISM biasanya terkait dengan empat digit terakhir. Sebagian pihak menuliskan empat digit terakhir tersebut dengan nomor induk siswa lokal sebagaimana yang tertulis di buku induk masing-masing madrasah. Sedangkan pihak lainnya memiliki pandangan yang berbeda. Keempat angka terakhir merupakan nomor urut siswa tiap tahun. Manakah yang benar?

Aturan tentang susunan digit dalam NISM ini telah diatur di poin G (Formulasi Penyusunan NISM) dalam SK Dirjen Pendis Nomor 363 Tahun 2017 tentang Panduan Penerbitan Nomor Induk Siswa Madrasah Jenjang, RA, MI, MTs, dan MA.

Dalam SK Dirjen tersebut termuat mengenai formulasi penyusunan NISM yang digambarkan sebagaimana grafis berikut adalah.

formulasi penyusunan NISM

Dari gambar dan keterangan dalam SK Dirjen Pendis Nomor 363 Tahun 2017 seharusnya sudah cukup jelas.

  1. 12 digit pertama diiskan dengan Nomor Statistik Madrasah (NSM) yang bersangkutan
  2. 2 digit berikutnya (digit ke-13 dan ke-14) adalah dua angka terakhir tahun masuk seorang peserta didik ke madrasah yang bersangkutan. Jika seorang siswa diterima di madrasah pada tahun Juli 2017 maka kedua digit ini ditulis "17". Demikian juga bagi siswa pindahan yang diterima di bulan januari 2018 maka ditulis "18".
  3. 4 digit berikutnya (digit ke-15 s.d ke-18) merupakan nomor urut seorang peserta didik di madrasah tersebut pada tahun tersebut. Nomor ini tiap tahun berulang yang artinya dimulai dari 0001 kembali di setiap tahunnya.

Baca jua:

  • Cara Memasukkan Siswa Baru ke Emis
  • 4 Tahap Pengelolaan Siswa di Layanan Simpatika
  • Cara Edit Data NISN Melalui Verval PD Kemenag
  • Contoh Format Buku Kasus Siswa

dua. Contoh Kasus NISM

Untuk memudahkan pemahaman, berikut merupakan contoh kasus penulisan NISM di sebuah madrasah.

Madrasah Ibtidaiyah Ayo Madrasah memiliki NSM 111233180875. Pada tahun pelajaran 2017/2018 mendapat murid baru (saat PPDB) sebesar 56 murid. Sedangkan murid kelas lainnya (kelas dua-6) sejumlah 250 anak didik. MI Ayo Madrasah juga telah meluluskan siswa sebanyak 150 anak didik.

Salah satu murid baru kelas 1 pada MI Ayo Madrasah bernama Camellia Wiraswati. Kemudian pada September 2017 ada siswa pindahan pada kelas 5 bernama Farida Ayu Asriningwulan. Pada awal semester ke 2, Januari 2018, lagi-lagi mendapat siswa pindahan bernama Atik Nurhasanah yang diterima di kelas 4.

Setelah diurutkan, dari ke-56 pendaftar kelas 1 yang diterima tadi, Camellia Wiraswati, menerima urutan ke-17. Sedang dalam semester sebelumnya (selama Januari - Juli 2017) nir terdapat siswa pindahan masuk ke MI itu.

Maka:

  • NISM untuk Camellia Wiraswati adalah 111233180875170017
  • NISM untuk Camellia tidak ditulis, 111233180875170267 (jumlah seluruh siswa kelas 2-6 (250) ditambah nomor urut Camellia (17)). Bukan pula 111233180875170417 (jumlah seluruh siswa dan lulusan (250 + 150) ditambah nomor urut Camellia (17))
  • NISM untuk Farida Ayu Asriningwulan adalah 111233180875170057, karena siswa baru pada saat PPDB ada 56 siswa sehingga Farida Ayu mendapat nomor urut 57.
  • NISM untuk Atik Nurhasanah adalah 111233180875180001, karena Atik pindah pada Januari 2018 sehingga karena telah berganti tahun maka nomor urut diulang lagi dari 0001.

Masih kurang yakin juga? Silakan simak video tutorial berikut adalah.

Demikian panduan penerbitan dan penulisan NISM (Nomor Induk Siswa Madrasah) sinkron dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Nomor 363 Tahun 2017 tentang Panduan Penerbitan Nomor Induk Siswa Madrasah Jenjang, RA, MI, MTs, dan MA.

Edaran Tentang Aplikasi Rapor Digital (ARD) Madrasah

Satu lagi pelaksanaan online Kementerian Agama buat madrasah diluncurkan. Kali ini namanya adalah Aplikasi Rapor Digital Madrasah atau disingkat ARD Madrasah. Aplikasi terkait dengan evaluasi output belajar ini diberlakukan bagi jenjang madrasah mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, & Madrasah Aliyah. Adalah Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 1594/DJ.I/DT.II.I/KS.00/10/2018 mengenai Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah. Surat tertanggal 29 Oktober 2018 ini menyebutkan bahwa ARD Madrasah akan diberlakukan bagi madrasah negeri dan swasta pada semua Indonesia, mulai semester gasal tahun pelajaran 2018/2019 ini. ARD Madrasah adalah keliru satu implementasi berdasarkan Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MI (SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018), MTs (SK Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018), & MA (SK Dirjen Pendis Nomor 3751 Tahun 2018).

Dalam surat edaran Dirjen Pendis tadi dinyatakan beberapa hal antara lain adalah:

  • ARD Madrasah diterapkan mulai semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019
  • Kanwil Kemenag Provinsi untuk melakukan sosialisasi kepada Kemenag Kabupaten/Kota dan madrasah di wilayahnya.
  • Aplikasi Rapor Digital Madrasah dapat diakses langsung melalui alamat http://sikurma.kemenag.go.id/ard/
  • Setiap madrasah akan mendapat Username dan Pasword dari Tim Teknis Kanwil Kemenag Provinsi

Selengkapnya terkait Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 1594/DJ.I/DT.II.I/KS.00/10/2018 tentang Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah silakanUNDUH DI SINI

Aplikasi Rapor Digital Madrasah bisa diakses langsung melalui alamat http://sikurma.Kemenag.Go.Id/ard/ kemudian memilih jenjang madrasah yang tersedia. Atau bisa langsung menggunakan url masing-masing jenjang yaitu:

  • MI : http://159.89.195.36/rapor-mi/
  • MTs : http://159.89.195.36/rapor-mts/
  • MA : http://159.89.195.36/rapor-ma/

Dalam pelaksanaannya, akun ARD Madrasah akan terbagi menjadi dua yaitu akun operator madrasah dan akun masing-masing pengajar. Akun operator madrasah memiliki tugas buat melakukan konfigurasi terkait dengan data madrasah, mata pelajaran, pengajar, anak didik, dan rombongan belajar. Konfigurasi terkait pengajar sekaligus sebagai langkah buat berbagi akun pengajar.

Sedang akun guru berperan dalam melakukan konfigurasi bobot dan KKM mapel yang diampu, entri nilai harian sampai nilai akhir buat per siswa & permapel yang diajarnya. Akun guru dibuatkan oleh operator madrasah masing-masing.

Baca juga: Panduan Mengerjakan ARD Madrasah

Saat artikel ini ditulis, pelaksanaan ARD Madrasah buat Madrasah Ibtidaiyah (MI) belum bisa dibuka. Sedangkan buat MTs dan MA sudah dapat diakses dengan menggunakan username : NSM masing-masing dan password : pengguna (alfabet kecil semua).

Update 30 Oktober 2018, akses login ad interim ditutup buat semua jenjang.

Panduan Mengerjakan Aplikasi ARD Madrasah

Seiring dengan diterapkannya Aplikasi Rapor Digital Madrasah (ARD Madrasah), Dirjen Pendis Kemenag juga telah merilis panduan untuk mengerjakan aplikasi ARD Madrasah. Panduan Penggunaan Aplikasi Raport Digital ini disusun untuk operator madrasah dan guru madrasah untuk setiap jenjang madrasah mulai dari MI, MTs, dan MA. Sehingga dalam artikel ini pun akan membagikan ulang panduan untuk masing-masing jenjang. Meliputi Panduan Penggunaan ARD Madrasah untuk operator dan guru Madrasah Ibtidaiyah, Panduan Penggunaan ARD Madrasah untuk operator dan guru Madrasah Tsanawiyah, dan Panduan Penggunaan ARD Madrasah untuk operator dan guru Madrasah Aliyah. Aplikasi Rapor Digital Madrasah atau disingkat ARD Madrasah merupakan aplikasi terbaru yang dirilis oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama. Aplikasi ini menjadi salah satu implementasi dari Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MI (SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018), MTs (SK Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018), dan MA (SK Dirjen Pendis Nomor 3751 Tahun 2018). Sesuai Edaran tentang ARD Madrasah (Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 1594/DJ.I/DT.II.I/KS.00/10/2018), ARD Madrasah mulai diberlakukan pada semester gasal tahun pelajaran 2018/2019 ini.

Panduan ARD Madrasah

1. Jenis Pengguna ARD Madrasah

Di tingkat madrasah, pengguna Aplikasi Rapor Digital Madrasah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Akun Operator Madrasah dan Akun Guru.

Sesuai menggunakan pedoman mengerjakan ARD Madrasah yg dirilis oleh Dirjen Pendis, Operator Madrasah mempunyai beberapa tugas pada menjalankan akunnya. Tugas-tugas tadi diantaranya merupakan:

  • Melengkapi data madrasah
  • Melakukan konfigurasi data mata pelajaran
  • Menginput muatan lokal
  • Menginput ekstrakurikuler
  • Menginput data guru
  • Menginput data siswa
  • Menginput data rombongan belajar

Akun guru dibentuk sang operator madrasah saat melakukan input data guru. Sedang tugas yang harus dilakukan diantaranya:

  • Melakukan konfigurasi bobot dan KKM
  • Menginput nilai harian
  • Menginput nilai akhir

Khusus bagi pengajar yg menjabat menjadi wali kelas ditambah dengan tugas

  • Melakukan penilaian sikap
  • Menginput data prestasi siswa
  • Menginput data absensi siswa
  • Mencetak raport

dua. Download Panduan Penggunaan ARD Madrasah

Sebelum mulai mengerjakan Aplikasi Rapor Digital Madrasah terdapat baiknya operator madrasah maupun guru madrasah mengunduh dan memeriksa panduan penggunaan ARD Madrasah. Sehingga masing-masing pihak akan memahami dan paham tugas, kewenangan, serta mekanisme dan rapikan cara mengerjakan Aplikasi ARD Madrasah.

Untuk mengunduh panduan mengerjakan ARD Madrasah, silakan KLIK DI SINI

Lalu silakan unduh pedoman yang diinginkan sesuai menggunakan jenjang masing-masing yg terdiri atas:

  • Panduan ARD Madrasah MI untuk Operator dan Guru
  • Panduan ARD Madrasah MTs untuk Operator dan Guru)
  • Panduan ARD Madrasah MA untuk Operator dan Guru
  • Slide Singkat ARD Madrasah untuk Operator
  • Slide Singkat ARD Madrasah untuk Guru
  • Template untuk Mengunggah Data Siswa Secara Kolektif
  • Template untuk Mengunggah Data Guru Secara Kolektif

Dengan masing-masing pihak tahu tugas, tanggung jawab, mekanisme, & tata cara pada mengerjakan Aplikasi Rapor Digital Madrasah diperlukan beban pekerjaan tidak hanya ditimpakan pada operator madrasah saja. Namun bisa dibagi kepada masing-masing guru pelajaran, guru kelas, & wali kelas. Sehingga pengerjaan ARD Madrasah akan semakin ringan & akuntabel.

Baca Juga:

  • Jika Tidak Bisa Login dan Lupa Password ARD
  • 10 Hal yang Harus Dikerjakan Operator ARD Madrasah
  • Mengisi Tanggal Lahir Ayah Ibu Secara Otomatis di ARD Madrasah

10 Hal yang Harus Dikerjakan Operator ARD Madrasah

10 hal yang harus dilakukan oleh operator madrasah dalam mengerjakan aplikasi ARD Madrasah (Aplikasi Raport Digital Madrasah) ini merupakan langkah awal dan mendasar. Dengan mengerjakan 10 hal ini, operator madrasah mempersiapkan aplikasi ARD Madrasah sehingga dapat dipergunakan oleh guru dalam menginput nilai raport. Sebagaimana diketahui, Dirjen Pendis Kemenag telah merilis satu lagi aplikasi pendataan online. Apliaksi yang mengususkan dalam digitalisasi dan standardisasi raport sesuai dengan Juknis Penilaian Hasil Belajar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Dalam mengerjakan Aplikasi Raport Digital Madrasah (ARD Madrasah), terdapat dua jenis akun yaitu akun operator madrasah dan akun guru dan wali kelas. Masing-masing memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Dalam artikel ini akan diulas tentang fungsi dan tugas operator madrasah yang kemudian oleh Ayo Madrasah dipetakan dalam 10 hal yang harus dikerjakan oleh operator madrasah dalam ARD Madrasah.

10 Hal yang Harus Dikerjakan Operator ARD Madrasah

Kesepuluh hal yang wajib dikerjakan sang operator madrasah dalam mengisi ARD Madrasah, menjadi pedoman mengerjakan ARD Madrasah, adalah menjadi berikut:

1. Login & Logout ARD Madrasah Akun Operator Madrasah

Yang pertama merupakan cara mengakses ke layanan ARD Madrasah, terutama ke akun operator madrasah. Akun operator Madrasah ini telah dibuat dan bisa diakses menggunakan cara:

  1. Masuk ke alamat http://sikurma.kemenag.go.id/ard/ kemudian memilih jenjang madrasah yang sesuai (MI, MTs, atau MA)
  2. Dapat juga lagsung dengan ke alamat http://159.89.195.36/rapor-mi (untuk Madrasah Ibtidaiyah); http://159.89.195.36/rapor-mts (MTs), dan http://159.89.195.36/rapor-ma (MA)
  3. Terbuka halaman login. Untuk username gunakan NSM masing-masing dan password standard adalah "pengguna" (tanpa tanda petik dan huruf kecil semua) atau sesuai dengan edaran dari Kanwil Kemenag masing-masing.
  4. Klik tombol masuk

Login ARD Madrasah

Setelah dapat login ke layanan ARD Madrasah akun operator madrasah, operator dapat mengganti password standart supaya akun madrasah tidak dapat diakses oleh orang lain yg nir berkepentingan. Penggantian password akan diuraikan pada langkah ke 2 pada bawah ini.

Sedangkan buat logout (keluar) berdasarkan pelaksanaan caranya adalah dengan mengklik nama akun pada pojok kanan atas lalu klik tombol "Keluar".

Baca: apabila Tidak Bisa Login & Lupa Password ARD

dua. Melengkapi Data Madrasah

Yang pertama kali dilakukan adalah konfigurasi (melengkapi) data madrasah. Menu ini dapat diakses dengan mengklik menu "Konfigurasi" hingga muncul submenu, pilih "Madrasah". Dapat juga diakses dengan mengklik nama akun di pojok kanan atas lalu klik tombol "Profil"

Yang harus dilengkapi pada hidangan Konfigurasi Madrasah merupakan:

  1. Melengkapi data Identitas Madrasah yang meliputi logo madrasah, nama madrasah, NPSN, NSM, akreditasi, dan pemilik madrasah.
  2. Melengkapi data Lokasi Madrasah yang meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, alamat dan kode pos. Juga titik latitude dan logitude, ketinggian, nomor telepon dan fax madrasah, serta email dan website madrasah.
  3. Mengisi data Kepala Madrasah, yang meliputi nama dan NIP Kepala Madrasah.
  4. Mengganti Password (jika diperlukan) dengan cara mengisikan password yang diinginkan pada kolom Kata Sandi. Jika tidak ingin merubah, silakan biarkan kosong.

Konfigurasi Madrasah ARD Madrasah

Yang perlu diperhatikan waktu melakukan konfigurasi data madrasah, sebelum mengklik simpan, pastikan seluruh kolom yg tersedia (kecuali kolom Kata Sandi) telah terisi. Saat Ayo Madrasah mencoba membiarkan ada kolom yg masih kosong, proses penyimpanan tidak dapat dilakukan. Jika data nir dimiliki (seumpama tidak mempunyai No Fax), isikan menggunakan nomor nol (0).

Tiga. Melakukan Konfigurasi Mata Pelajaran

Cara melakukan konfigurasi mata pelajaran adalah menjadi berikut:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Mata Pelajaran
  3. Klik tombol "Sinkron" berwrna hijau yang terletak di pojok kanan atas
  4. Jika berhasil maka daftar mata pelajaran akan muncul
  5. Proses konfigurasi mata pelajaran selesai

4. Menginput Muatan Lokal

Cara melakukan konfigurasi muatan lokal merupakan menjadi berikut:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Muatan Lokal
  3. Klik tombol "Tambah" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Muncul tampilan Muatan lokal. Isikan tingkat, peminatan (khusus MA), dan mata pelajaran (isi dengan nama mapel muatan lokal)
  5. Klik Simpan
  6. Ulangi hingga semua muatan lokal di setiap tingkat (kelas) selesai ditambahkan.

Lima. Menginput Ekstrakurikuler

Untuk menambahkan ekstrakurikuler, langkah-langkahnya merupakan sebagai berikut:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Ekstrakurikuler
  3. Klik tombol "Tambah" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Muncul tampilan ekstrakurikuler. Tuliskan nama ekstrakurikuler dan nama pembina ekstrakurikuler.
  5. Klik Simpan
  6. Ulangi hingga semua ekstrakurikuler terisi

6. Menginput Data Guru & Membuat Akun Guru

Menginput data guru bisa dilakukan secara manual (satu persatu) juga dengan mengunggah file excel menggunakan template yg sudah disediakan. Untuk cara kedua (unggah excel) permanen harus melengkapi beberapa data yang belum tersedia termasuk mengunggah foto pengajar.

Untuk mengisi secara manual, langkah-langkahnya merupakan:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Guru
  3. Klik tombol "Tambah Manual" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Terbuka tampilan guru.
  5. Lengkapi semua kolom yang tersedia
  6. Khusus kolom NIP, untuk guru Non-PNS isikan dengan 13 digit angka yang terdiri atas: 2 digit kode provinsi + 2 digit kode Kab/Kota + 3 digit terakhir kode madrasah + 2 digit tanggal lahir + 2 digit bulan lahir + 2 digit terakhir tahun lahir.
  7. Kode provinsi, kabupaten, dan madrasah bisa dilihat dari NSM. Pada NSM, digit ke-5 dan 6 adalah kode provinsi, digit ke-7 dan 8 adalah kode Kab/Kota, empat digit terakhir adalah kode madrasah (gunakan tiga digit terakhir saja)
  8. Isian pada kolom NIP nantinya menjadi username masing-masing guru
  9. Isian pada kolom Kata Sandi nantinya menjadi password masing-masing guru sehingga kolom Kata Sandi hendaknya diisi dengan password yang mudah diingat.
  10. Pastikan semua kolom telah terisi karena jika ada yang belum terisi sistem akan gagal menyimpan.
  11. Klik tombol Simpan
  12. Jika berhasil daftar guru akan ditampilkan
  13. Ulangi hingga semua guru terinput
  14. Untuk mengedit atau melihat detail data guru klik tombol Profil Guru
  15. Untuk menambahkan mata pelajaran yang diampu klik tombol Atur Mengajar

Sedang bila menggunkan cara unggah file excel, langkah-langkahnya merupakan menjadi berikut:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Guru
  3. Klik tombol "Tambah Excel" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Klik tombol "Unduh Template" jika belum memiliki template data guru
  5. Buka dan isi file template data guru (file biasanya bernama "list_guru") dan simpan
  6. Klik tombol "Browse..." untuk mencari file excel yang telah diisi
  7. Jika sudah, klik Simpan
  8. Jika berhasil daftar guru akan ditampilkan namun masih perlu dilengkapi
  9. Untuk melengkapi atau melihat detail klik tombol Profil Guru
  10. Untuk menambahkan mata pelajaran yang diampu klik tombol Atur Mengajar

Setelah berhasil menginput data pengajar ingat buat menginput mata pelajaran yang diampu oleh masing-masing pengajar dengan cara:

  1. Pastikan sebelumnya telah berhasil melakukan konfigurasi mata pelajaran dan menambahkan muatan lokal.
  2. Klik tombol Atur Mengajar di ujung kanan nama guru.
  3. Muncul tampilan Guru, isikan kolom mata pelajaran dan muatan lokal dengan mapel yang diajar.
  4. Jika guru mengajar lebih dari satu mata pelajaran atau lebih dari satu kelas, setelah memasukkan mapel pertama, klik lagi di belakang tulisan mapel pertama tadi hingga muncul pilihan mapel lainnya.
  5. Jika keliru memasukkan mapel, klik tanda silang di depan nama mapel
  6. Jika mapel sudah terinput semua klik Simpan.

7. Menginput Data Siswa

Seperti saat menginput data guru, tersedia dua pilihan dalam melakukan input data murid yaitu secara manual (satu persatu) dan dengan mengunggah arsip excel.

ARD Data Siswa

Untuk mengisi secara manual, langkah-langkahnya merupakan:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Guru
  3. Klik tombol "Tambah Manual" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Terbuka tampilan siswa.
  5. Lengkapi semua kolom yang tersedia
  6. Khusus kolom NISN, untuk siswa yang belum memiliki, isikan dengan 13 digit angka yang terdiri atas: 2 digit kode provinsi + 2 digit kode Kab/Kota + 3 digit terakhir kode madrasah + 2 digit tanggal lahir + 2 digit bulan lahir + 2 digit terakhir tahun lahir.
  7. Kode provinsi, kabupaten, dan madrasah bisa dilihat dari NSM. Pada NSM, digit ke-5 dan 6 adalah kode provinsi, digit ke-7 dan 8 adalah kode Kab/Kota, empat digit terakhir adalah kode madrasah (gunakan tiga digit terakhir saja)
  8. Pastikan semua kolom telah terisi karena jika ada yang belum terisi sistem akan gagal menyimpan.
  9. Klik tombol Simpan
  10. Jika berhasil daftar siswa akan ditampilkan
  11. Ulangi hingga semua siswa terinput
  12. Untuk mengedit atau melihat detail data siswa klik tombol Profil Siswa
  13. Untuk memasukkan siswa ke dalam rombelnya klik tombol Atur Rombel (sebelumnya harus sudah melakukan konfigurasi rombel)

Sedang bila menggunkan cara unggah file excel, langkah-langkahnya merupakan menjadi berikut:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Siswa
  3. Klik tombol "Tambah Excel" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Klik tombol "Unduh Template" jika belum memiliki template data guru
  5. Buka dan isi file template data siswa (file biasanya bernama "list_guru") dan simpan
  6. Klik tombol "Browse..." untuk mencari file excel yang telah diisi
  7. Jika sudah, klik Simpan
  8. Jika berhasil daftar siswa akan ditampilkan namun masih perlu dilengkapi
  9. Untuk melengkapi atau melihat detail klik tombol Profil Siswa
  10. Untuk memasukkan siswa ke dalam rombelnya klik tombol Atur Rombel (sebelumnya harus sudah melakukan konfigurasi rombel).

Melengkapi dan mengedit data anak didik dapat juga dilakukan sang Wali Kelas melalui akun pengajar. Pada pengajar yg diangkat sebagai Wali kelas, pada akunnya akan timbul hidangan Wali Kelas dengan dua submenu yaknis Siswa & Raport. Pada submenu Siswa masih ada tombol Profil Siswa yg bisa dipakai buat melihat & mengedit data murid, termasuk menguplaod foto anak didik.

8. Menginput Rombongan Belajar

Tugas kedelapan operator madrasah di Aplikasi Rapor Digital Madrasah merupakan mengatur rombongan belajar. Langkah-langkahnya merupakan:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Rombongan Belajar
  3. Klik tombol "Tambah" berwarna hijau di pojok kanan atas
  4. Terbuka tampilan siswa.
  5. Lengkapi semua kolom yang tersedia (Tingkat, nama rombel, dan nama wali kelas)
  6. Klik Simpan
  7. Ulangi hingga semua rombel dimasukkan.

9. Mereset Password Akun Pengajar

Salah satu tugas operator adalah menciptakan akun guru termasuk melakukan reset password bila ada keliru satu guru yg lupa password sebagai akibatnya nir bisa login ke akunnya.

Untuk melakukan reset password caranya adalah:

  1. Klik menu Konfigurasi
  2. Klik submenu Guru
  3. Klik tombol Profil Guru di ujung kanan nama guru yang akan direset passwordnya
  4. Terbuka data guru.
  5. Isi kolom Kata Sandi dengan password baru
  6. Klik Simpan

10. Mendampingi dan Membimbing Guru

Peran terakhir yang tidak kalah krusial merupakan mendampingi pengajar dan wali kelas. Mendampingi di sini merupakan menaruh bimbingan sebagai akibatnya guru bisa mengoperasikan ARD Madrasah sinkron menggunakan petunjuk yang terdapat & menaruh solusi jika terjadi kendala.

Dengan masing-masing pengajar mengerjakan ARD Madrasah melalui akunnya masing-masing dan pendampingan yang dilakukan oleh operator madrasah, diharapkan pengerjaan raport digital sanggup selesai dengan baik, tepat ketika, & seksama.

Itulah kesepuluh hal yang harus dikerjakan sang operator madrasah pada Aplikasi Raport Digital Madrasah (ARD Madrasah). Sebagai pelaksanaan yg baru, tentu akan ditemui aneka macam hambatan. Meski demikian, operator madrasah pastinya telah terbiasa menggunakan aneka solusi. Salam ARD Hebat!

Mengisi Tanggal Lahir Ayah Ibu Secara Otomatis di ARD Madrasah

Artikel mengisi lepas lahir Ayah dan Ibu secara otomatis di Aplikasi ARD ini adalah tutorial cara mengisikan tanggal lahir Ayah, Ibu, & Wali Siswa dalam template excel data siswa Aplikasi Raport Digital Madrasah (ARD Madrasah). Cara mengisi secara gampang, cepat, dan otomatis menggunakan memakai fungsi MID di excel. Berdasar edaran mengenai ARD Madrasah, pendataan sudah dimulai meski aplikasi online terkini Kemenag ini masih banyak yang belum bisa diakses. Meski demikian kita mampu mulai menyicil mempersiapkan data anak didik & data guru melalui template data siswa dan template data guru, sinkron dengan Panduan Mengerjakan Aplikasi ARD Madrasah. Sehingga waktu ARD Madrasah sudah mampu diakses kita tinggal mengunggah ke 2 template tersebut. Dalam pengisian template guru maupun murid milik ARD Madrasah, bisa melakukan copy paste dari form emis siswa & form emis forum. Tetapi khusus buat kolom lepas lahir Ayah, Ibu, dan Wali harus diisi manual lantaran tidak masih ada pada template emis. Pun buat kolom NIP bagi guru swasta dan kolom NISN bagi siswa yang belum mempunyai NISN. Jika harus mengisikan lepas lahir secara manual, mengetik satu persatu, tentu akan sangat melelahkan & usang. Apalagi mengetik angka sering kali membutuhkan kejelian yang lebih dari pada mengetik alfabet .

isi Tanggal Lahir Ayah Ibu Secara Otomatis di ARD Madrasah

Lantaran itu Ayo Madrasah memberikan solusi cara mengisi lepas lahir secara otomatis. Penulisan tanggal lahir Ayah, Ibu, dan Wali secara otomatis memanfaatkan data dari NIK yg dimiliki sang form emis. Caranya dengan memanfaatkan fungsi "MIDdanquot; yang ada di excel.

Dengan cara ini, mengisi tanggal lahir Ayah, Ibu, & Wali akan lebih gampang, cepat, & seksama. Meski buat keakuratannya tetap tergantung seberapa seksama data NIK (Nomor Induk Kependudukan) yg sebelumnya dientri ke form emis.

Baca:10 Hal yg Harus Dikerjakan Operator ARD Madrasah

Mari kita ulas cara menulis lepas lahir Ayah, Ibu, dan Wali serta NIP dan NISN satu persatu.

1. Cara Mengisi Tanggal Lahir Ayah di Template ARD Madrasah Secara Otomatis

Mengisikan lepas lahir Ayah, Ibu, dan Wali di template ARD Madrasah secara otomatis sangat mudah dilakukan bagi operator yg mahir pelaksanaan Microsoft Office. Tetapi kebalikannya jadi hal yg menyulitkan bagi yg nir mengetahuinya.

Yang perlu diketahui, pada NIK terkandung tanggal, bulan, & tahun kelahiran. Tanggal lahir terdapat dalam digit ke-7 & 8, sedang bulan lahir dalam digit ke-9 dan 10 & tahun kelahiran tertera dalam digit ke-11 & 12. Khusus buat wanita, lepas lahir dijumlahkan dengan angka 40. Digit-gidit inilah yg nanti kita ambil menggunakan memakai fungsi (rumus) excel sehingga menjadi lepas kelahiran yang utuh.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka form emis siswa
  2. Copy data pada kolom Nama Ayah dan NIK Ayah
  3. Buka lembar kerja baru excel
  4. Pastekan copyan tadi ke lembar kerja baru. misalnya pada cel B2 sehingga kolom B berisikan nama Ayah dan kolom C berisikan NIK
  5. Klik pada cell D2 dan tuliskan formula=MID(C2;7;2)&"/"&MID(C2;9;2)&"/19"&MID(C2;11;2)
  6. Klik Enter
  7. Jika formula ditolak dan tanda titik koma (;) diblok, silakan ganti titik koma dengan koma (,)
  8. Setelah berhasil, tanggal lahir muncul, drag dari pojok kanan bawah cell ke bawah untuk menyalin formula hingga ke baris data terakhir.
  9. Dan akhirnya semua Ayah memiliki tanggal lahir tanpa harus kita ketik satu persatu.
  10. Blok mula data nama, NIK, dan tanggal lahir, copy lalu pastekan ke template ARD Madrasah.

Keterangan:

  • MID adalah perintah untuk mengambil karakter tertentu mulai dari posisi yang ditentukan
  • C2 adalah cell dari yang diambil datanya. Dalam kasus ini adalah NIK
  • 7, 9, dan 11 adalah posisi karakter awal yang diambil. Ingat digit 7 - 8 adalah tanggal lahir, 9 - 10 adalah bulan lahir, dan 11 - 12 adalah tahun kelahiran.
  • 2 adalah banyaknya karakter yang diambil dimulai dari posisi yang ditentukan. "7;2" berarti dua karakter mulai dari karakter ke-7.
  • & berfungsi untuk mengabung dua data
  • "/" adalah untuk menambahkan karakter garis miring sebagai pemisah antara tanggal, bulan, dan tahun kelahiran. Jika pemisahnya tanda strip cukup mengganti tanda garis miring dengn simbol strip (-)
  • "/19" berfungsi untuk menambahkan karakter /19 pada tahun kelahiran, dimana pada NIK hanya ditampilkan dua digit tahun terakhir padahal dalam isian ARD Madrasah membutuhkan tahun dalam empat digit.

Lebih jelasnya simak video tutorial berikut ini.

Dalam video tutorial terdapat kesalahan kecil tentang rumus, yaitu kurang penambahan "19" sehingga tahun lahir yang dihasilkan hanya terdiri dua digit saja. Kesalahan tersebut sudah dikoreksi dalam diskripsi video.

2. Cara Mengisi Tanggal Lahir Ibu di Template ARD Madrasah Secara Otomatis

Pengisian tanggal lahir bagi Ibu di template ARD Madrasah hampir sama dengan cara menulis tanggal lahir Ayah. Tetapi khusus untuk tanggal lahir Ibu ada sedikit modifikasi.

Modifikasi ini dibutuhkan karena digit ke-7 dan 8 (tanggal lahir) di NIK bagi yang berjenis kelamin perempuan ada perlakuan khusus yaitu ditambahkan dengan angka 40. Untuk itu formula yang digunakan harus dimodifikasi menjadi: =(MID(C2;7;2)-40)&"/"&MID(C2;9;2)&"/19"&MID(C2;11;2)

Untuk selanjutnya insaallah akan dibahas cara penulisan NIP bagi guru non PNS dan NISN bagi siswa yang tidak memiliki secara otomatis pada template siswa dan template guru ARD Madrasah.

Dengan menggunakan cara cepat mengisi tanggal lahir Ayah, Ibu, dan Wali ini template siswa ARD Madrasah akan lebih cepat dan mudah diisi. Di samping itu hasilnyapun jauh lebih akurat ketimbang mengisinya dengan mengetikkan langsung satu persatu. So, semoga cara mengisi tanggal lahir Ayah, Ibu, dan Wali secara otomatis di ARD Madrasah ini dapat memperingan kerja operator madrasah yang sudah sangat berat dengan berbagai aplikasi yang harus ditangani.

Jika Tidak Bisa Login dan Lupa Password ARD

Sama sekali tidak bisa login ke aplikasi ARD Madrasah? Atau pernah bisa tetapi karena lupa password (kata sandi) akhirnya tidak bisa login ke Aplikasi Raport Digital Madrasah? baik tidak bisa login ataupun lupa password, keduanya sama-sama menjengkelkan karena akan menghambat proses input nilai pada aplikasi terbaru bagi madrasah dalam mengelola nilai siswa hingga menjadi raport ini. ARD Madrasah atau Aplikasi Raport Digital Madrasah adalah aplikasi online milik Dirjen Pendidikan Islam Kemenag untuk semua madrasah di Indonesia. Sesuai dengan namanya, aplikasi ini ditujukan untuk digitalisasi raport siswa madrasah. Pemberlakuannya merupakan implementasi dari Keputusan Dirjen Pendis tentang Juknis Penilaian Hasil Belajar. Dimana sebelumnya telah diberlakukan juknis penilaian hasil belajar untuk Madrasah Ibtidaiyah berupa SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018, untuk Madrasah Tsanawiyah (SK Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018), dan untuk Madrasah Aliyah (SK Dirjen Pendis Nomor 3751 Tahun 2018). Penggunaan ARD Madrasah ini sendiri telah ditegaskan lewat Surat Edaran Dirjen Pendis Nomor 1594/DJ.I/DT.II.I/KS.00/10/2018 tertanggal 29 Oktober 2018 tentang Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah. Salah satunya mengamanatkan seluruh madrasah untuk mengunakan aplikasi ini terhitung mulai semester gasal Tahun Pelajaran 2018/2019 ini.

Lupa Password ARD

1. Alamat dan Cara Login ARD Madrasah

Sebagai aplikasi online, ARD Madrasah berbasis website yang bisa diakses melalui alamat-alamat menjadi berikut:

  • http://sikurma.kemenag.go.id/ard/ (semua jenjang)
  • http://159.89.195.36/rapor-mi/ (khusus MI)
  • http://159.89.195.36/rapor-mts/ (khusus MTs)
  • http://159.89.195.36/rapor-ma/ (khusus MA)

Dalam ARD Madrasah terdapat 2 jenis akun, yaitu akun operator madrasah & akun guru. Keduanya dapat mengakses pelaksanaan menggunakan url (alamat) yang sama. Yang membedakan hanyalah username masing-masing.

Jenis Akun ARD Madrasah

Untuk cara login bagi operator madrasah, memakai akun yg telah dibuatkan sang Kanwil Kemenag masing-masing. Adapun akun buat login bagi operator madrasah adalah:

  • username : NSM masing-masing madrasah
  • password : pengguna (huruf kecil semua, atau password lain yang ditetapkan oleh Kanwil Kemenag provinsi masing-masing)

Password default yang diberikan ini bisa diganti sang masing-masing operator sinkron impian masing-masing.

Sedang bagi guru madrasah (baik guru mata pelajaran juga pengajar yg menjabat wali kelas), akun (username dan istilah sandi) ARD Madrasahnya dibuatkan oleh operator masing-masing. Jadi keliru satu tugas yang harus dikerjakan sang operator madrasah, pertama kali, adalah menciptakan dan mengaktifkan akun ARD masing-masing pengajar pada madrasahnya. Baca:10 Hal yang Harus Dikerjakan Operator ARD Madrasah

Untuk membuat akun pengajar, sebenarnya bebas. Tetapi sebagaimana dilansir berdasarkan situs ARD Madrasah dan menurut pedoman mengerjakan ARD Madrasah, disarankan buat menciptakan akun pengajar dengan ketentuan menjadi berikut:

  • username : NIP (bagi guru PNS) dan kombinasi 13 digit angka yang terdiri atas "2 digit kode wilayah + 2 digit kode kabupaten/kota + 3 digit kode terakhir madrasah + 2 digit tanggal lahir guru + 2 digit bulan lahir guru + 2 digit terakhir tahun lahir guru" (bagi guru Non-PNS)
  • password : bebas (boleh sama untuk semua guru)

Pembuatan akun guru ini terdapat dalam tahapan ketika operator memasukkan data guru di madrasah tersebut (dalam hidangan Konfigurasi submenu Guru). Kolom NIP otomatis sebagai username & kolom "kata sandi" otomatis sebagai password akun guru yg bersangkutan.

Dua. Jika Pengajar Lupa Password

Bagaimana jika terdapat guru yang lupa password atau akunnya sehingga nir sanggup login ke ARD Madrasah?

Menangani perkara misalnya ini nir sulit. Karena operator madrasah dapat mereset ulang semua akun guru di madrasahnya.

Caranya pun relatif gampang, yaitu:

  1. Operator login ke akun operator madrasah
  2. Klik menu Konfigurasi
  3. Klik submenu Guru
  4. Muncul daftar guru di madrasah tersebut, cari nama guru yang lupa password
  5. Klik tombol "Profil Guru" yang ada di ujung kanan nama guru
  6. Terbuka profil guru yang bersangkutan
  7. Isikan password baru pada kolom "Kata Sandi"
  8. Klik tombol "Simpan"

Reset Password ARD Madrasah

Selesai. Setelah direset maka pengajar bisa balik login dengan memakai password baru tadi.

3. Apabila Operator Tidak Bisa Login

Dalam poly kasus, hingga artikel ini diterbitkan, ternyata masih banyak madrasah yang belum bisa login ke akun ARD Madrasah masing-masing. Ketika username & password dimasukkan, halaman login merefresh dan kembali lagi ke page login misalnya sedia kala. Sehingga tidak bisa masuk ke dashbor ARD Madrasah.

Apabila mengalami kasus nir bisa login seperti ini apa yang harus dilakukan?

Sila lakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pastikan alamat website ARD Madrasah yang dibuka sudah sesuai jenjang madrasah masing-masing. Jenjang madrasah tertulis di atas kolom username dan password pada halaman login.
  2. Pastikan NSM yang dimasukkan sudah benar. Jika tidak tahu NSM Madrasahnya, silakan cek di artikel Daftar NSM RA, MI, MTs, dan MA Seluruh Indonesia
  3. Pastikan password yang diketik sudah benar, termasuk besar kecilnya huruf.

Jika ketiga hal tadi pada atas telah dilakukan namun masih belum sanggup login jua, mampu jadi akun ARD buat madrasah tadi belum diaktifkan sang Admin Kanwil Kemenag Provinsi. Dari pengamatan Ayo Madrasah pada aneka macam medsos Ayo Madrasah, masalah akun yang belum aktif ternyata cukup poly terjadi.

Solusinya?

Jika memang nir mampu login sama sekali ke akun ARD Madrasah, yang harus dilakukan adalah:

  1. Hubungi Kantor Kemenag Kabupaten/Kota masing-masing.
  2. Pada beberapa Kab/Kota mensyaratkan untuk membawa surat pernyataan tidak bisa mengakses Akun ARD yang ditandatangani Kepala Madrasah.
  3. Penmad Kemenag Kabupaten/Kota akan meneruskan ke Admin ARD Madrasah tingkat Kanwil Kemenag Provinsi.
  4. Tunggu hingga Admin Kanwil Kemenag Provinsi mengaktifkan akun madrasah yang bersangkutan.

Lamanya ketika menunggu pengaktifan akun ARD Madrasah bervariasi, tergantung Kemenag Kabupaten/Kota (proaktif segera melaporkan) & Admin Kanwil Kemenag Provinsi.

4. Apabila Operator Lupa Password

Kasus berikutnya sedikit tidak sama tetapi hampir sama, bagaimana bila operator lupa password?

Dalam masalah ini operator madrasah sebelumnya telah berhasil login ke pelaksanaan ARD Madrasah. Operator lalu melakukan perubahan kata sandi (password) akunnya. Di lain ketika, operator justru lupa menggunakan password baru tersebut sebagai akibatnya nir sanggup login. Login memakai password lama (pengguna) nir sanggup karena password sudah berganti. Login dengan password baru, nir lagi ingat apa passwordnya.

Jika yang terjadi seperti ilustrasi di atas, yang harus dilakukan operator, sama dengan kasus sebelumnya. Operator harus menghubungi Kantor Kemenag Kabupaten/Kota masing-masing. Baru Kemenag Kab/Kota meneruskan kasus tersebut ke Admin Kanwil Kemenag Provinsi untuk meminta reset password.

Kenapa nir direset sang Admin Kabupaten/Kota layaknya yg diberlakukan oleh Simpatika dan Emis Madrasah? Baca:Jika Lupa Password Login EMIS Online dan2 Cara Reset Password Simpatika yang Lupa

Idealnya memang setiap Kabupaten/Kota mempunyai akun yang bisa mengontrol akun madrasah pada wilayahnya. Namun hingga saat ini, tampaknya hal tersebut baru sebatas planning atau bahkan perihal.

UPDATE 8 DESEMBER 2018

Bagi madrasah yg belum mampu login ke ARD Madrasah, sanggup menggunakan ARD Madrasah Offline, dengan langkah-langkah sebagai berikut secara berurutan:

  1. Download ARD Madrasah + Patch >Download ARD Madrasah Versi Offline [Link Alternatif]
  2. Install ke laptop atau komputer >Cara Install Aplikasi ARD Madrasah Offline
  3. Pasang patch dan login ke aplikasi >Cara Memasang Patch ARD Madrasah

So, operator Madrasah dilarang untuk lupa password akun ARD Madrasah. Karena tahapan untuk melakukan reset masih sangat panjang dan berliku. Dan sorry jika solusi yang ditawarkan dalam artikel jika tidak bisa login ARD Madrasah dan lupa password ARD Madrasah ini sangat jauh dari harapan rekan-rekan operator. Karena memang kondisinya masih seperti itu.

Contoh Format Buku Kasus Siswa

Buku Kasus Siswa (atau diklaim jua Buku Catatan Kasus Siswa) adalah kitab catatan yg berisikan kasus-kasus yang pernah dilakukan oleh siswa, bersama menggunakan tindak lanjut dan penyelesaian yg telah dilakukan. Sebagai bentuk tertib administrasi bimbingan konseling terhadap anak didik di Madrasah, kali ini Ayo Madrasah menaruh contoh format Buku Kasus Siswa tadi pada bentuk doc (microsoft word). Buku ini berfungsi sebagai catatan dan dokumentasi banyak sekali masalah pelanggaran terhadap rapikan tertib & kebiasaan yang melibatkan murid sebagai pelakunya. Buku Catatan Kasus Siswa pula sebagai implementasi bentuk bimbingan & konseling yang dilakukan baik sang guru BK (pada taraf Madrasah Tsanawiyah & Madrasah Aliyah) juga guru kelas (pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah). Sehingga satuan pendidikan dapat membantu mengatasi kelemahan, hambatan, juga kasus yang dihadapi sang siswa. Agar peserta didik mampu mandiri, melakukan pengendalian diri, dan berkembang secara optimal.

Buku Kasus Siswa

Pun sebagai dokumentasi, Buku Kasus Siswa bisa digunakan menjadi indera bukti fisik waktu pihak madrasah (guru BK, pengajar kelas, maupun Kepala Madrasah) ketika menghadapi pihak-pihak tertentu terkait suatu masalah yang melibatkan siswa. Di mana pada Madrasah Ibtidaiyah, pengajar kelas (wali kelas) sekaligus bertindak menjadi penyelenggara bimbingan & konseling murid.

1. Format Buku Catatan Kasus Siswa

Format catatan kasus siswa sedikitnya memuat hal-hal sebagai berikut:

  • Nomor urut kasus
  • Tanggal terjadinya kasus
  • Nama siswa yang terlibat dalam sebuah kasus
  • Kelas siswa
  • Deskripsi kasus yang terjadi
  • Tindak lanjut yang dilakukan oleh Guru BK, Guru Kelas, ataupun pihak madrasah
  • Penyelesaian akhir terhadap kasus tersebut

Adapun model format buku kasus murid adalah sebagaimana gambar berikut ini.

Contoh Buku Kasus Siswa

Format tadi tentunya bisa disesuaikan menurut syarat madrasah masing-masing.

Dua. Download Format Buku Kasus Siswa

Untuk memudahkan para Guru BK dan Pengajar Kelas, Blog Ayo Madrasah menyertakan contoh format kitab masalah anak didik dalam format microsoft word (doc). Format tersebut bisa diunduh pada LINK BERIKUT INI.

Semoga contoh format kitab perkara anak didik atau kitab catatan kasus siswa yang Ayo Madrasah bagikan, dapat membantu Pengajar BK & Pengajar Kelas di madrasah pada melakukan fungsi bimbingan konseling bagi peserta didiknya.

Contoh SK Operator Madrasah untuk Pengelola Emis

Contoh SK Operator pengelola data pendidikan madrasah atau pengelola emis ini sangat diharapkan ketika ini. Seiring menggunakan beberapa perubahan yang akan segera diberlakukan dalam sistem pendataan emis, keliru satunya adalah mensyaratkan bagi setiap operator madrasah buat mendaftar ulang akun operatornya. Dan saat registrasi tersebut keliru satunya formnya merupakan mengupload arsip output pindaian (scan) SK Operator Pengelola Emis Madrasah. Mungkin akan tidak sama bila sebelumnya operator madrasah telah terdaftar menggunakan menggunakan email lembaga. Lantaran bagi gerombolan ini, tampaknya akan mampu diaktivasi tanpa wajib mendaftar ulang. Tapi kebalikannya, bagi yang sebelumnya mendaftar menggunakan email eksklusif diimbau buat melakukan registrasi ulang. Saat melakukan registrasi akun operator madrasah buat mengelola emis, selain dibutuhkan data-data madrasah dan Sang Operator, jua diperlukan file output pindaian (scan) foto diri operator & Surat Keputusan Pengangkatan Tenaga Administrasi atau Operator Pengelola Data yang dimuntahkan sang Kepala Madrasah. Dalam SK pengangkatan Tenaga Administrasi atau Operator Pengelola Data tadi, selain menjelaskan nama dan bukti diri diri operator juga harus menyertakan rincian tugas yg sebagai tanggung jawab operator. Yang mana wajib secara jelas menjelaskan bahwa salah satu tugas & tanggung jawabnya merupakan melakukan aktivitas pengelolaan data terkait menggunakan EMIS.

SK Operator Madrasah Pengelola Emis

Download SK Operator Madrasah untuk Pengelolaan Emis

Untuk memudahkan para operator dan madrasah, Ayo Madrasah telah menciptakan model surat keputusan tadi. Contoh SK tersebut bisa diedit dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing madrasah.

Setelah ditandatangani dan distempel oleh Kepala Madrasah, SK Operator Madrasah untuk Pengelola Emis dapat dipindai (scan) berwarna dalam format PDF dengan ukuran file maksimal 200 KB. Selanjutnya, file FDF hasil pindaian dapat diunggah sebagai persyaratan mendaftar akun operator Emis.

Adapun file contoh SK Kepala Madrasah tentang Pengangkatan Operator Pengelola Emis Madrasah dapat diunduh di TAUTAN INI.

Sedang terkait tata cara mendaftar akun operator emis madrasah akan dibahas pada artikel tersendiri.

Dengan contoh SK Operator Madrasah untuk Pengelola Emis yang disediakan oleh Ayo Madrasah, semoga dapat memperingan kerja operator dalam mempersiapkan diri menghadapi periode pendataan emis madrasah semester gasal tahun Pelajaran 2017/2018 ini. Tetap semangat operator!

RA pun Harus Isi PDUM, Deadline 15 Februari 2020

Pengisian aplikasi PDUM (Pangkalan Data Ujian Madrasah) tidak hanya untuk madrasah jenjang MI, MTs, dan MA saja. Ternyata jenjang Raudlatul Athfal (RA) pun harus ikut mengerjakan PDUM secara online. Bahkan bagi RA ini, diberikan batas akhir pengisian PDUM hingga paling lambat 15 Februari 2020. Kewajiban untuk mengisi PDUM bagi Raudlatul Athfal dan batas waktu (deadline) pengerjakaan hingga 15 Februari ini dinyatakan dalam surat edaran Ditjen Pendis Kemenag Nomor : B-261/Dt.I.I/PP.00/01/2020 tertanggal 28 Januari 2020. Salah satu poin dalam surat tersebut berbunyi, Setiap satuan pendidikan jenjang RA, MI, MTs, dan MA wajib menginput data siswa kelas akhir melalui laman sikurma.kemenag.go.id/pdum. Untuk Jenjang MI, MTs, dan MA paling lambat tanggal 08 Februari 2020, sedangkan untuk jenjang RA paling lambat tanggal 15 Februari 2020. Baca :Batas Akhir Pengisian PDUM

PDUM RA Kemenag

Entri anak didik akhir melalui pelaksanaan PDUM ini, termasuk bagi jenjang Raidlatul Athfal, salah satunya ditujukan sebagai pendataan kebutuhan blangko ijazah Tahun Pelajaran 2019/2020 secara online. Sehingga bagi RA dan madrasah yg tidak melakukan entri data siswa melalui PDUM, bisa jadi nir akan menerima ijazah bagi siswanya.

Surat edaran Ditjen Pendis Nomor : B-261/Dt.I.I/PP.00/01/2020 tentang Pendataan Kebutuhan Blangko Ijazah TP. 2019/2020 dapat DIUNDUH DI SINI.

Tata Cara & Prosedur Pengisian PDUM

Terkait tata cara & prosedur pengisian aplikasi PDUM, sebelumnya sudah pernah dibahas tuntas dalam artikel Ayo Madrasah,lima Urutan Langkah Pengisian PDUM.

Baik bagi RA maupun MI, MTs, dan MA, tampaknya nir terdapat disparitas yg signifikan.

Yang pertama kali harus dilakukan tentu melakukan registrasi (pendaftaran ) akun madrasah (RA) buat mendapatkan username dan password. Tentunya agar bisa login & melakukan pengisian data di PDUM.

Username ini diperoleh menurut Kanwil Kemenag Provinsi melalui Penma Kabupaten/Kota masing-masing. Prosedur di masing-masing Kabupaten/Kota mampu jadi tidak sinkron. Ada yang mensyaratkan tiba langsung namun terdapat juga yang lewat isian online. Sehingga bagi Raudlatul Athfal yg belum mempunyai akun (username dan password) PDUM, silakan berkoordinasi menggunakan Penma Kabupaten/Kota masing-masing.

Setelah mempunyai akun, tiap RA dapat melakukan pengisian data ke aplikasi PDUM. Aplikasi PDUM sendiri dapat diakses melalui halaman sikurma.Kemenag.Go.Id/pdum.

Langkah-langkah selanjutnya sesudah berhasil login ke aplikasi PDUM bisa dikelompokkan pada lima urutan sebagai berikut:

  1. Melengkapi Data Proktor
  2. Melengkapii Data Madrasah
  3. Upload Data Siswa
  4. Pengecekan Data Siswa
  5. Cetak Kartu Ujian

Untuk keperluan pendataan kebutuhan blangko ijazah, langkah terakhir (langkah) kelima nir perlu dilakukan.

Tata cara berdasarkan masing-masing langkah tersebut bisa dibaca melalui pedoman yang dapat diunduh pada page PDUM juga menggunakan membaca artikel kami,lima Urutan Langkah Pengisian PDUM.

Mengingat alokasi ketika yg diberikan pada mengisi PDUM bagi raudlatul Athfal cukup pendek, seyogyanya masing-masing RA buat segera mempersiapkan diri mengisi PDUM RA.

Contoh SK Operator E-Learning Madrasah

Contoh SK Pengangkatan Operator E-Learning Madrasah menjadi keliru satu syarat buat mengaktifkan akun e-learning Madrasah. Dimana Surat Keputusan Pengangkatan Operator ini wajib diunggah ke laman e-learning madrasah supaya madrasah sanggup mengunduh arsip instalasi aplikasi e-learning yg dibentuk perdeo oleh Kementerian Agama ini. E-Learning sendiri adalah pelaksanaan utama yg ditujukan sebagai pendukung proses pembelajaran berbasis teknologi dan online di RA & Madrasah. Dengan e-learning, madrasah dapat menyelenggarakan kelas online, perencanaan, pelaksanaan, & evaluasi pembelajaran, ujian berbasis komputer (CBT), sampai forum komunikasi baik antara guru dan murid dalam satu madrasah maupun sesama guru se-Indonesia. Aplikasi e-learning ini bisa diunduh dan digunakan secara gratis sang RA dan Madrasah se-Indonesia. Untuk dapat menggunakannya, terlebih dahulu harus mempunyai akun pada lamanhttp://elearning.Kemenag.Go.Id/dashboard yg mana keliru satunya mensyaratkan diunggahnya SK Pengangkatan Operator e-learning.

SK Operator E-Learning Madrasah

Setelah SK Operator Madrasah diunggah & diverifikasi Tim Pendis, madrasah dapat mengunduh file installer E-Learning Madrasah & menerima password dan token E-Learning. File installer E-Learning ini yg nantinya diinstal pada personal komputer server lokal menjadi pusat data pelaksanaan e-learning di madrasah tersebut.

Baca Juga :Contoh SK Operator Madrasah buat Pengelola Emis

Contoh SK Operator E-Learning Madrasah

Ayo Madrasah memberikan dua contoh SK Operator E-Learning Madrasah. Pertama dalam bentuk Surat Penugasan yang sederhana. Hanya berisikan bahwa Kepala Madrasah memberikan tugas kepada orang tertentu aebagai operator madrasah untuk mengelola e-learning madrasah di laman http://elearning.kemenag.go.id.

Meski cukup singkat dan sederhana yg terpenting resmi berupa penugaan berdasarkan kepala madrasah menggunakan tugas yang kentara, yakni mengelola e-learning di madrasah tersebut. Dan format ini sudah dicoba Ayo Madrasah diupload dan disetujui oleh Admin Pusat halaman E-Learning Madrasah.

Baca Juga :Contoh SK Pembagian Tugas Mengajar di MI & Lampirannya

Kedua, berbentuk Surat Keputusan Kepala Madrasah Tentang Pengangkatan Operator Pengelola E-Learning Madrasah. Karena berbentuk SK, maka mempunyai konsideran yang lengkap, pun kausul penetapan yang meliputi yg diberikan tugas (diangkat), & tugas-tugas yang wajib dilaksanakan.

Kedua contoh SK Operator E-Learning Madrasah bisa diunduh melalui LINK INI.

Keduanya pada format arsip Microsoft Word sehingga akan mudah diedit & disesuaikan menggunakan madrasah masing-masing.

Silakan pilih, model SK Operator E-Learning Madrasah yang pertama atau yang ke 2. Bebas, terserah mana yang disuka. Berdasar pengalaman Ayo Madrasah, proses verifikasi model SK Operator E-Learning Madrasah tadi nir hingga memakan saat 24 jam.